Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

25/10/12

Burung-Burung Eksotik Milik Indonesia

1. Cendrawasih Biru


Cendrawasih Biru atau nama ilmiah Paradisaea Rudolphi adalah jenis menengah burung cenderawasih, dengan panjang sekitar 30cm, dari genus Paradisaea. Distribusi regional dari Cendrawasih Biru ditemukan di hutan-hutan dataran tinggi bagian timur, Papua Nugini dan tenggara, umumnya dari ketinggian 1.400 meter sampai ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut.

2. Cendrawasih Merah


Cendrawasih Merah, atau nama ilmiah Paradisaea rubra adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang sekitar 33cm, dari marga Paradisaea. Endemik untuk Indonesia, Cendrawasih Merah hanya ditemukan di hutan dataran rendah di Pulau Batanta dan Waigeo di Raja Ampat, provinsi Irian Jaya Barat.

3. Merak Biru


Merak Biru atau Merak India, yang dalam nama Pavo cristatus ilmiah adalah salah satu burung dari tiga spesies burung merak. Biru merak memiliki bulu biru tua mengkilap. Burung jantan dewasa berukuran besar, bisa mencapai panjang 230cm, dengan ekor yang sangat panjang yang meliputi metalik hijau. Biru populasi Merak tersebar di hutan terbuka dengan padang rumput di India, Pakistan, Sri Lanka, Nepal dan Bhutan. Sebelumnya spesies ini ditemukan juga di Bangladesh, namun sekarang kemungkinan besar telah punah di sana.

4. Jalak Bali


Jalak Bali atau nama ilmiah Leucopsar rothschildi adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, sekitar 25cm panjangnya, dari Sturnidae suku. Endemik untuk Indonesia, Jalak Bali hanya ditemukan di hutan sebelah barat pulau Bali. Burung ini juga satu-satunya spesies endemik ke Queensland, di mana pada tahun 1991 dinobatkan sebagai simbol fauna Provinsi Bali. Keberadaan hewan endemik yang dilindungi.

5. Cekakak hutan Melayu


Cekakak-hutan memiliki suara yang unik dan khas. Secara umum, mereka berbicara dengan suara keras. Whistling tinggi dan berbunyi "kwii-kwii ...". Uniknya, peluit masing-masing memproduksi sekitar satu nada per detik. Jenis burung hidup di hutan dan berburu dari bertengger rendah. Tidak seperti suara yang keras, burung ini agak pemalu. Mereka hanya mencari mangsa dari tanah dengan daun tetap berputar.

6. Nuri Sayap hitam


Nuri Nuri sayap hitam atau merah Biak, yang nama ilmiah cyanogenia Eos adalah jenis nuri berukuran sedang, dengan panjang sekitar 30cm, dari suku Psittacidae. Endemik untuk Indonesia, Nuri sayap hitam hanya ditemukan di habitat hutan di pulau pesisir Biak dan pulau-pulau di Teluk Paradise, Papua. Spesies ini sering ditemukan dan bersarang di perkebunan kelapa.

7. Kaka tua Raja


Jenis ini hidup di ketinggian 0-1520 meter di atas permukaan laut, biasanya dalam kelompok. Kakatua umumnya berumur panjang, hingga mencapai 60 tahun atau lebih. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, juga hujan hutan (Nusa Tenggara), tinggi hutan kesehatan, pohon langka dan semak tanah dibudidayakan bahwa pohon ini jarang terjadi. Dari permukaan laut sampai ketinggian 900 m (Sulawesi), 1520 m (Lombok), 1000 m (Sumbawa).


0 komentar:

Poskan Komentar